Tentang Kami
Mengenal lebih dekat Universitas Graha Nusantara
Profil Kami
Kampus Unggul untuk Generasi Berkarakter
39+ Tahun
Pengalaman
Pencapaian
UGN Dalam Angka
Data dan fakta yang menunjukkan kualitas kami
39+
Tahun Pengalaman
16+
Program Studi
157
Dosen Tetap
5
Fakultas
Visi & Misi
Arah dan Tujuan Kami
Landasan yang menjadi pedoman dalam setiap langkah UGN
Visi
Unggul, Inovatif, Kompeten
Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul, Mandiri, dan Mampu Bersaing Secara
Nasional Pada Tahun 2030.
Misi
- 1. Mewujudkan lulusan yang handal, berkarakter, berdaya saing tinggi berdasarkan imtaq dan sesuai dengan Pancasila dan undang – undang 1945
- 2. Mewujudkan dan meningkatkan peranan Universitas sebagai rujukan ilmu dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat secara nasional
- 3. Meningkatkan sumber daya yang profesional dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi di Indonesia
- 4. Meningkatkan sarana dan prasarana demi menunjang pola akademik yang profesional
- 5. Mengalihkan status Universitas Graha Nusantara (UGN) Padangsidimpuan menjadi Perguruan Tinggi Negeri
- 6. Meningkatkan pengelolaan manajemen perguruan tinggi yang profesional dan Akuntabel
Sejarah
Perjalanan Kami
Lebih dari empat dekade dedikasi untuk pendidikan Indonesia.
Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan didirikan oleh Badan Pengurus Yayasan Dharma Bakti Pendidikan Indonesia (BP- YADPI) Padangsidimpuan pada tanggal 2 Mei 1985 melalui Surat Keputusan Badan Pengurus Yayasan Dharma Bakti Pendidikan Indonesia (BP-YADPI) Padangsidimpuan Nomor 010/A-Kep/YADPI/V/1985. Pendirian UGN didasarkan atas beberapa pertimbangan. Diantaranya adalah keluarnya PP No. 5 tahun 1980 tentang Organisasi Perguruan Tinggi Universitas dan Institut, yang tidak membenarkan adanya status cabang, maka keberadaan IKIP Medan Cabang Padangsidimpuanmenjadi gugur dan keberadaannya tidak menentu. Melihat kondisi tersebut, maka beberapa tokoh masyarakat dan para akademisi seperti Prof.Dr.A.P.Parlindungan,SH (RektorUSU) dan Prof.Dr.Ir.Andi Hakim Nasution (RektorIPB), bersama-sama dengan BP2 Tapanuli Selatan yang berada di Jakarta memberikan saran bagi Pemerintah Daerah Tingkat I Sumatera Utara agar tetap mempertahankan eksistensi Padangsidimpuan sebagai Kota Pendidikan.
Dengan keluarnya Peraturan Pemerintah No. 5 tahun 1980 tentang Organisasi Perguruan Tinggi Universitas dan Institut, yang tidak membenarkan adanya status Cabang, maka keberadaan IKIP Medan cabang Padangsidimpuan terancam. Atas inisiatif Prof. A.P. Parlindungan, SH. yang waktu itu menjabat sebagai Rektor USU dan Prof. Dr. Ir. Andi Hakim Nasution (pada waktu itu menjabat sebagai Rektor IPB Bogor), bersama-sama dengan BP2 Tapanuli Selatan yang berada di Jakarta, diberikanlah masukan kepada Pemerintah Daerah Tk.I Sumatera Utara agar mempertahankan keberadaan Perguruan Tinggi di Padangsidimpuan, dengan memberi tiga alternatif usulan, yaitu : (1) IKIP Padangsidimpuan berdiri sendiri, (2) Menjadi FKIP Universitas Sumatera Utara, (3) Mendirikan Universitas yang lebih besar agar dapat menampung IKIP Padangsidimpuan menjadi FKIP. Atas inisiatif Bupati Tapanuli Selatan, Abd. Rasyid Nasution, SH. berdasarkan hasil musyawarah yang melibatkan berbagai unsur pimpinan masyarakat serta fungsionaris IKIP Medan di Padangsidimpuan, didirikanlah Yayasan Dharma Bakti Pendidikan Indonesia (YADPI) pada tanggal 23 Februari 1985. Pada tanggal 11 Maret 1985 oleh YADPI didirikanlah Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan (UGNP) yang berlokasi di Tor Simarsayang dengan empat fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Teknik, dan Fakultas Pertanian.
Perkembangan selanjutnya, 8 Oktober 1986 dijalin kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara dalam upaya meningkatkan status dan kualitas UGNP. UGNP memperoleh status terdaftar dengan keluarnya SK Mendikbud RI No. 0571/I/O/1987 tanggal 22 September 1987. Pada 4 Nopember 1989, di Kampus IKIP Medan Cabang Padangsidimpuan, antara IKIP Medan dan YADPI, disaksikan Kopertis Wilayah I, disepakati penyerahan IKIP Medan Cabang Padangsidimpuan, termasuk perangkat lunak dan perangkat kerasnya, kepada Universitas Graha Nusantara. Dengan demikian, sejak saat itu hingga sekarang UGNP memiliki dua kampus dengan lima fakultas dengan total tiga belas program studi yang telah mendapat izin perpanjangan dari Mendiknas pada tanggal 19 Oktober 2005 yang berlaku hingga 19 Oktober 2009.
Terhitung mulai tanggal 11 Maret 1985, maka UGNP telah mencapai usia 40 tahun. Untuk ukuran sebuah Universitas, usia ini memang hampir menuju setengah abad, namun minat mahasiswa untuk menempuh pendidikan di UGNP relatif cukup tinggi, dimana saat ini sekitar 8.000 an mahasiswa telah menempuh pendidikan tinggi di UGNP. Namun, perkembangan jumlah mahasiswa ini tidak diikuti oleh perkembangan infrastrukturnya. Sejauh ini UGNP berupaya untuk melakukan perluasan dan pengembangan prasarana dan sarana belajar, upaya yang telah dilakukan antara lain dengan memakai eks asrama haji Tapanuli Selatan yang terbengkalai untuk digunakan sebagai tempat proses perkuliahan bagi Fakultas Ekonomi dan Teknik. Dan pihak Rektorat sekarang berupaya agar eks bangunan asarama haji tersebut dapat dihibahkan kepada UGNP
1
1985
YADPI Berdiri
2
1985
UGN Resmi Berdiri
3
2024
Menuju Akreditasi Unggul
Akreditasi & Penghargaan
Pencapaian Kami
🏅
Akreditasi B
BAN-PT
⭐
Mitra Strategis
2024
🏆
Aset & Fasilitas
3 Lokasi Kampus Utama
✅
Lembaga Penelitian
LPPM UGN
Bergabung dengan Kami
🎓 Siap Menjadi Bagian
dari UGN?
Daftarkan diri Anda sekarang dan jadilah bagian dari keluarga besar UGN!
Daftar Sekarang